Akulah tokoh utama dalam puisi-puisimu.
Namun, harapan itu terhempas angin malam
Kau telah menemukan tokoh utama dalam hidupmu
Kau sebut ia, duniamu.
Bagaimana denganku?
Hanyalah seorang pengagum rahasiamu.
Yang bersembunyi dibalik kata kawan,
Dan tak kan pernah bisa mencapai mu.
Kawan,
Biarlah semua rasa itu lenyap.
Hangus. Dan terhempas.
Kini harapanku adalah..
Berharap untuk tidak mengenali apa yang sudah lenyap.
Melupakan.
Yang kandas.
-
Teruntuk puisi-puisi yang tak pernah sampai pada penerimanya,
Teruntuk syair lagu yang ku lantunkan tanpa pendengar,
Dan teruntuk segala cerita yang tokohnya abadi tanpa pernah ia tau.
Lenyaplah.
Pergilah.
Jangan pernah kembali.
Aku harap aku akan benar-benar melupakannya.
Segalanya.
Oh iya, selamat berbahagia ya, Tuan.
11-11-2025
by : @filsaardelia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentar positif yang membangun sangat diharapkan :)
tapi bukan berarti yang negatif gak boleh kok, siapapun bebas berkomentar :)
terima kasih