26 Oktober 2024

Tak Kasat Mata

Di malam yang dingin dan sepi,
Aku duduk seorang diri, merenung di teras ini.
Rumah peninggalan zaman Belanda,
Menyimpan banyak cerita, misteri tersembunyi di tiap sudutnya.

Rasa kesepian menyerang, teman tak ada,
Aku bicara sendiri, berharap ada yang menjawab.
"Dunia ini luas, lebih dari yang kulihat,
Apakah ada kehidupan lain, yang tak kasat mata?"
 
Tak lama kemudian, suara pagar berderit,
Seperti ada yang mencoba membuka, namun pagar sudah terkunci rapat.
Aku melihat sekeliling, tak ada seorang pun,
Hanya kegelapan malam dan bayangan bulan.
 
Sejak saat itu, aku percaya,
Ada hal-hal yang tak kasat mata, hidup bersama kita.
Mereka ada, meski tak terlihat,
Membuat dunia ini lebih luas dari yang kita ketahui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar positif yang membangun sangat diharapkan :)
tapi bukan berarti yang negatif gak boleh kok, siapapun bebas berkomentar :)
terima kasih

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berhenti