30 Juni 2023

Perempuan (abnormal)

Seperti yang pernah ku katakan,
Singa betina dihadapanmu ini menyeramkan.
Jiwanya pun penuh kalut.
Sibuk menyalahkan dan mencaci dirinya sendiri.
Meredam pikiran yang berkecamuk.
Menembus sukma tuk mencintai diri sepenuhnya.

Mengapa kau bersikeras?
Menarikku dari karamnya kehidupan.
Melihatku sebagai "perempuan" yang layak dihargai.
Meski sedikitpun, itu tak membuatku yakin.

Pancaran ketulusan lalu terlihat dikedua matamu.
Intuisiku mengatakan tak akan lama.
Namun, kau berharap, "setidaknya 2 semester".
Begitulah ucap manusia yang tak berharap banyak.

Semesta seperti memutar jam pasir kita yang hampir berakhir.
Tak pernah kehabisan waktu.
Entah sebagai apa hadirmu,
Perempuan ini merasa beruntung bertemu kamu.

Entah berapa lama ketenanganmu akan membawa kedamaian hati ini,
Ada perasaan yang selalu siap jika sekala kau tinggalkan.
Perasaan yang hadir sebab analisa masa laluku.
Aku tak pernah takut menyapa perpisahan,
Meski takut kehilanganmu jua.

Lain dengan hatimu,
Yang tak pernah menginginkan adanya akhir dari cerita.

Bagiku, kau terlalu lembut dan sedikit bicara.
Tak rela jika ada yang menyakitimu,
Meski aku sekalipun.

by : @filsaardelia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar positif yang membangun sangat diharapkan :)
tapi bukan berarti yang negatif gak boleh kok, siapapun bebas berkomentar :)
terima kasih

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berhenti