Pernahkah kamu merasa?
Bahwa cinta lekat dengan luka
Bahwa suka tak jauh dari duka
Sampai merasa disakiti oleh orang yang dicintai?
Aku pernah merasakannya,
Membuatku berpikir sejenak.
Dengan secangkir kopi hangat dan ketenangan.
Mencerna lebih dalam, kata "manusia" dan "cinta".
Memahami lebih jauh dengan hati-hati..
Teruntuk perasaan,
Bergeserlah lebih jauh.
Sebab aku ingin membicarakanmu.
Teruntuk logika,
Merapatlah.
Sebab ada banyak pandangan yang aku butuhkan.
"Love is hurt"
Mengapa?
Aku yakin, beberapa dari kalian akan setuju bahwa cinta itu menyakitkan.
Namun, lagi-lagi jangan salahkan cinta.
Kita yang salah.
Ya, manusia.
Cinta membuka pintu hati manusia.
Bentakan kecil dari orang tercinta, rasanya seperti ledakan yang bisa menghancurkan hati.
Sebab hati telah terbuka sepenuhnya.
Sedangkan bentakan hebat dari orang lain, seperti mengaktifkan perasaan lain (kesal dan marah).
Hati rasanya hanya tergores kecil dan akan segera mengering.
Logika bagaikan melindungi hati sebagai lapisan luar.
Istilah "baper" atau bawa perasaan.
Jika kamu melihat seseorang baper atau bawa perasaan,
Dapat dipastikan hubunganmu dengannya lebih dari sekedar kenalan.
Jadi..
Mengapa cinta itu menyakitkan?
Karena cinta menggunakan perasaan.
Sakit itu salah satu perasaan, perasaan sakit.
It's normal.
Lalu, bagaimana agar cinta menyenangkan?
Dan tidak terasa sakit?
Dengan mencintai orang yang mencintai kita.
Karena saling menggunakan perasaan,
Hatinya dan hatimu yang rentan terluka.
Saling menjaga dan memberi kedamaian hati.
Jika kalian saling mencintai, tetapi rasanya tetap menyakitkan? Bagaimana?
Coba telaah lagi.. dan lagi..
Apakah salah satu kalian menggunakan logikanya? Ego nya?
Jika tidak, rasanya tak mungkin hal itu terjadi.
Jika iya, kurasa kalian tau yang harus kalian lakukan.
"Saling mencintai = sama-sama menggunakan perasaan"
Ada banyak hal yang ingin ku jelaskan tentang cinta menurut pandangan-pandanganku.
Namun, lagi-lagi aku tak sanggup menjabarkannya dengan kata-kata.
Cinta adalah perasaan abstrak.
Dapat dipahami dengan perasaan, tapi sulit dijelaskan dengan kata-kata yang masuk akal.
Ini hanya menurutku, berdasarkan pengalaman dan cerita teman-teman perempuan dan laki-laki.
Mari berdiskusi bersama, bertemu langsung sepertinya akan lebih baik.
Jangan lupa, ajak kopi dalam perbincangan kita.
Siapa tahu, cara pandangmu tentang cinta akan menambah pengetahuanku.
Tentangmu, ups.. heuheu
Maksudku, tentang pandanganmu.
by : @filsaardelia
Inspired by everyone's experience
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentar positif yang membangun sangat diharapkan :)
tapi bukan berarti yang negatif gak boleh kok, siapapun bebas berkomentar :)
terima kasih